Tak Sekadar Tempat Persinggahan, Padang Panjang Ditargetkan Pj Wako Sonny Jadi Kota Tujuan

Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Padang Panjang Sonny Budaya Putra ingin Kota Padang menjadi kota tujuan, tidak lagi hanya sekadar kota persinggahan. (Foto: Pemko Padang Panjang/SumbarFokus.com)

PADANG PANJANG (SumbarFokus)

Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Padang Panjang Sonny Budaya Putra ingin Kota Padang menjadi kota tujuan, tidak lagi hanya sekadar kota persinggahan.

Bacaan Lainnya

“Apalagi ke depan dengan adanya jalan tol, akan banyak orang yang hanya lewat. Untuk itu kita harus membenahi kota ini agar menjadi kota tujuan,” tuturnya dalam Musrenbang Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), Selasa (6/2/2024).

Untuk tahun 2025, kata Sonny, prioritas pembangunan Padang Panjang di antaranya meningkatkan produktivitas ekonomi sektor unggulan daerah. Mempercepat penanggulangan kemiskinan dan pengangguran. Meningkatkan kualitas pendidikan yang berkarakter dan berdaya saing.

“Lalu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Meningkatkan kualitas infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Meningkatkan kinerja penyelenggara pemerintah daerah yang berAKHLAK dan meningkatkan tatanan kehidupan sosial masyarakat yang tenteram dan agamais,” paparnya.

Sonny juga menyampaikan, musrenbang ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial yang dilaksanakan guna memenuhi regulasi saja. Namun benar-benar dilaksanakan untuk menghasilkan kebijakan perencanaan pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan daerah harus didukung oleh tiga pilar. Di antaranya pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Ketiga pilar pembangunan ini diharapkan mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan. Sehingga pembangunan daerah dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” terangnya.

Musrenbang kecamatan ini merupakan lanjutan proses musrenbang kelurahan yang telah dilaksanakan pada 9 hingga 19 Januari lalu. Yang dilanjutkan dengan verifikasi usulan baik secara administrasi maupun lapangan. Sebagai salah satu indikator bahwa usulan kegiatan tersebut layak atau tidak layak dibahas pada musrenbang kecamatan. (000/ril)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait