Ratusan Mustahik Terima Program Agam Cerdas dan Agam Sehat

Ratusan penerima zakat (mustahik) di Kabupaten Agam menerima bantuan biaya pendidikan, pengobatan dan peningkatan ekonomi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Senin (24/7/2023). (Foto: Pemkab Agam/sumbarfokus.com)

AGAM (SumbarFokus)

Ratusan penerima zakat (mustahik) di Kabupaten Agam menerima bantuan biaya pendidikan, pengobatan dan peningkatan ekonomi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Senin (24/7/2023).

Bacaan Lainnya

Ketua Baznas Kabupaten Agam Isman Imran, menyampaikan pendistribusian zakat program pemerintah ini terbagi dalam dua gelombang, Senin (24/7/2023) ini, pendistribusian zakat disalurkan kepada 81 mustahik di enam kecamatan.

“Besok juga akan ada penyaluran zakat kepada mustahik di Agam bagian Timur dengan jumlah penerima sebanyak 107 orang,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut lanjutnya, 57 mustahik merupakan penerima biaya melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam Sumatera Barat (Sumbar), kemudian 2 mustahik penerima biaya melanjutkan pendidikan di perguraan tinggi luar Sumbar dalam Pulau Sumatera.

Selanjutnya, lima mustahik penerima biaya melanjutkan pendidikan di perguraan tinggi di luar Pulau Sumatera dan satu mustahik yang melanjutkan pendidikan di luar negeri.

“Masing-masing mahasiswa atau mustahik ini menerima bantuan sebesar Rp2 juta. Untuk yang keluar negeri Rp5 juta,” sebutnya.

Sementara itu, mustahik penerima bantuan biaya pengobatan sebanyak 20 orang dengan total bantuan sebesar Rp30,4 juta.

“Selain itu, hari ini kami juga menyalurkan zakat bagi pelaku usaha. Kemudian, bantuan kursi roda bagi mustahik membutuhkan,” katanya.

Dijelaskan, para mustahik ini sebelumnya telah melewati sejumlah seleksi seperti verifikasi informasi, survey, sidang pleno dan putusan.

“Mustahik yang menerima zakat hari ini adalah orang- orang telah melewati proses seleksi sesuai dengan ketentuan pemerintah dan agama,” ucapnya.

Ditambahkan, setelah penyaluran zakat pihaknya akan terus melalukan pemantauan dan evaluasi kepada para penerima agar zakat yang diberikan tepat sasaran.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Agam Edi Busti menyampaikan, pendistribusian zakat merupakan upaya pemerintah daerah dalam rangka pengentasan kemiskinan.

Menurutnya, Program Agam Cerdas merupakan upaya meningkatkan SDM masyarakat melalui sektor pendidikan. Dikatakan, pendidikan menjadi instrumen penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Demikian juga halnya dengan Program Agam Sehat, Agam Peduli dan Agam Makmur, ini semata -mata untuk peningkatan kesejahteraan,” ucapnya.

Sekda Agam menekankan, para mustahik penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan sebaik mungkin. Pasalnya, bantuan yang diterima merupakan titipan zakat dari para muzaki.

“Kami berharap, jika hari ini para mahasiswa menjadi mustahik, semoga setelah tamat kuliah nanti dan sukses bisa menjadi muzaki bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya. (000/007)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait