Seluruh Mahasiswa PNP Korban Erupsi Gunung Marapi Berhasil Dievakuasi, 8 Meninggal Dunia

Kampus Politeknik Negeri Padang (PNP) tengah berduka, kehilangan 8 orang mahasiswa-mahasiswi terbaiknya, dalam kejadian bencana erupsi Gunung Marapi, Rabu (3/12/2023). (Foto: NURUL HAFIZAH/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Seluruh Mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi telah ditemukan. Sebanyak delapan orang meninggal dunia dan enam orang lainnya selamat.

Bacaan Lainnya
KPU Provinsi Sumatera Barat

“Mahasiswa korban terakhir yang berhasil diidentifikasi sekitar jam 10.30 siang ini, atas nama Zikri Habibi,” kata Koordinator Bidang Humas PNP Yudhytia Wimeina, Rabu (6/12/2023).

Pihak kampus merincikan, korban yang ditemukan meninggal dunia adalah Aditya Prasetyo (D3 Teknik Sipil), Filhan Alfiqh Faizin (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), Irfandi Pura (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), Muhammad Alpikri (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), Muhammad Teguh Amanda (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), Wahlul Alde Putra (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), Yasirli Amri (D3 Teknik Sipil), dan Zikri Habibi (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan).

Adapun korban selamat yang sedang menjalani perawatan adalah Ahmad Firman (D3 Teknik Sipil), Bima Pratama Nasra (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), Irvanda Mulya (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), Muhamad Fadli (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), Rofid Al Hakim (D4 Perancangan Jalan dan Jembatan), dan Zhafirah Zahrim Febrina (D3 Teknik Sipil).

Diketahui, Bima dan Irvanda sudah pulang ke rumah masing-masing, sedangkan yang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Diungkapkan, korban yang berhasil dievakuasi pada 4 Desember sejumlah 6 orang dalam keadaan selamat dengan luka bakar. Selasa (5/12/2023), teridentifikasi 5 korban lagi dalam kondisi meninggal, dan disusul 1 korban meninggal lainnya, Rabu (6/12/2023), sekitar pukul 10.30 WIB.

Kondisi cuaca dan erupsi yang berlangsung membuat proses evakuasi sempat dihentikan sementara.

“Kondisi cuaca dan erupsi yang masih berlangsung menjadi kendala selama proses evakuasi korban,” ungkap Sri Wahyuni, mahasiswi Tim KSR PMI PNP yang turut terjun kelapangan untuk membantu proses evakuasi korban erupsi.

Diketahui, pihak kampus memang mengutus Tim KSR PMI untuk turun ke lokasi erupsi Marapi untuk membantu petugas yang sedang menjalani operasi pencarian korban.

“Kami sampai di lokasi evakuasi pada Senin, 4 Desember, jam 11 siang. Kami membantu tim kesehatan di posko PMI, ada juga yang di dapur umum untuk menyiapkan logistik untuk para relawan,” jelas Sri.

Sementara, segala aktivitas perkuliahan di kampus PNP pada Rabu dialihkan menjadi kegiatan takziah yang dilaksanakan di Kota Padang, Talang Babungo, Rambatan, dan Pasaman Barat. Kampus juga melaksanakan pengajian dan doa bersama di Masjid Jamiatul Ilmi PNP pada pukul 09.00 WIB. (023)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait