“Dengan demikian, program yang dirancang melalui BMN tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Hernes juga menekankan pentingnya sinergi antara Forum Nagari, Forum Pemberdayaan Masyarakat, pemerintah kelurahan, lembaga adat, dan unsur masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar perencanaan dan pelaksanaan program selaras dengan prioritas pembangunan serta aspirasi warga.
Dia menegaskan, PT Semen Padang mengharapkan dana CSR yang disalurkan melalui Program BMN dapat memberikan manfaat seluas-luasnya, bukan hanya dinikmati oleh segelintir orang atau kelompok tertentu. Pengurus forum diharapkan mampu menerjemahkan kebutuhan masyarakat menjadi program yang tepat sasaran dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga di wilayah binaan.
Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Koto Lua Novial menilai pelatihan tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan pengurus sekaligus memperkuat koordinasi ant forum. Melalui kegiatan itu, peserta juga memiliki kesempatan bertukar pengalaman, mendiskusikan tantangan pelaksanaan program, dan mencari solusi bersama.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kualitas pengurus forum dan memperkuat pelaksanaan Program BMN agar setiap program yang dijalankan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Novial. (000/sp)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





