PADANG (SumbarFokus)
Pembangunan Stadion Haji Agus Salim Padang harus mengutamakan kualitas konstruksi dan ketahanan terhadap gempa agar dapat bertahan hingga 100 tahun. Pesan itu ditegaskan Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria saat meninjau pembangunan stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut, Selasa (27/10/2026).
Dalam kunjungan itu, Dony didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Koentjoro. Dia mengingatkan, pembangunan stadion tidak boleh hanya mengejar kemegahan tampilan, tetapi harus menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, dan berkualitas untuk digunakan lintas generasi.
“Jangan main-main dengan strukturnya. Ini warisan yang nanti akan dinikmati oleh berbagai macam generasi kami di Sumatera Barat,” kata Dony.
Menurutnya, kualitas stadion ditentukan oleh pelaksanaan pembangunan, ketelitian pengerjaan, dan perhatian terhadap detail konstruksi. Karena itu, desain yang terlihat bagus harus diimbangi dengan eksekusi yang memenuhi standar kualitas.
“Membuat gambar juga gampang. Gambarnya dilihat bagus, tetapi kembali lagi eksekusi. Eksekusi itu yang menentukan kita berkualitas atau tidak,” tuturnya.
Dony meminta seluruh pihak yang terlibat memastikan kekuatan struktur dan ketahanan bangunan terhadap gempa menjadi perhatian sejak awal. Dia berharap stadion tersebut dirancang dengan perencanaan matang, material berkualitas, serta pengerjaan yang cermat agar memiliki usia manfaat panjang.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





