110 KK di Banuaran Padang Terdampak Banjir, MR DIY Salurkan Bantuan Senilai Rp40 Juta

Yasmira (dua dari kanan), janda 12 anak yang jadi salah seorang korban banjir di Banuaran Nan XX, bersama tim dari MR. DIY dan jajaran kelurahan serta kecamatan, dalam momen penyerahan bantuan dari MR. DIY, Jumat (15/3/2024). (Foto: YEYEN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Sebanyak 110 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, terdampak bencana banjir. Salah seorang warga terdampak bahkan ada yang seorang janda 12 anak, mengalami hanyut rumah dan saat ini belum memiliki kembali tempat tinggal seperti semula. Terkait kondisi memprihatinkan ini, MR. DIY tak ketinggalan menunjukkan empati dengan menyalurkan bantuan untuk kebutuhan para korban.

Bacaan Lainnya

“MR. DIY menyadari bahwa kami memiliki tanggung jawab moral untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat seperti yang dialami saat ini. Kehadiran MR.DIY di tengah-tengah masyarakat lebih dari sekadar menyediakan dan menjual produk, tetapi juga untuk membawa perubahan positif. Apalagi memasuki bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kami berharap bantuan ini dapat memberikan sedikit keceriaan dan kebahagiaan bagi keluarga korban banjir yang sedang berjuang,” ungkap Head of Legal MR. DIY Rian Mochtar Aziz Thamrin, Jumat (15/3/2024) di lokasi penyerahan bantuan, Banuaran, Kota Padang.

Ditambahkan Rian, saat masyarakat merayakan bulan suci Ramadan, di mana makna kebersamaan dan keberkahan sangat ditekankan, MR.DIY, toko ritel yang terkemuka dalam menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga dengan harga hemat, lengkap, dan berlokasi dekat ini, berkomitmen untuk menyebarkan semangat positif dan kebaikan. Setelah berkoordinasi dengan pihak berwenang dan menemukan bahwa ada 110 keluarga yang membutuhkan bantuan mendesak di Kelurahan Banuaran, maka pihaknya gerak cepat.

Bantuan yang disalurkan bernilai lebih dari Rp40 juta, berbentuk produk kebutuhan sehari-hari yang esensial seperti bantal, handuk, mangkuk, piring, gelas, alat makan, sandal, pembalut wanita, kaos kaki, serta mi instan, air mineral, minuman Energen, biskuit, sabun mandi, deterjen, dan bubur bayi.

Secara simbolis, penyerahan bantuan dilakukan oleh Rian, diterima langsung oleh Yasmira (45), janda 12 anak yang rumahnya hanyut, selaku perwakilan korban banjir, disaksikan juga oleh Kepala BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir, dan Lurah Banuaran Nan XX Devrison.

Sementara, Lurah Banuaran Nan XX Devrison menyebutkan, 100 KK yang terkena dampak banjir tersebut terdiri dari 460 jiwa warga.

“Dari tanggal 7 kemarin, Kelurahan Banuara. Terkena bencana banjir. Ada warga yang hanyut rumahnya. Rumahnya itu semi permanen. Rumah seorang janda 12 anak. Dengan bantuan yang sesuai data yang kami kirimkan ke MR. DIY, ternyata memenuhi kuota. Kami sangat berterima kasih kepada MR DIY, yang telah membantu masyarakat kami, sehingga mengurangi beban. Semoga di manapun, MR DIY selalu ada di hati kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir mengakui, warga yang rumahnya hanyut tersebut tercatat sebagai warga miskin, yang lokasi rumahnya memang berada di zona merah, alias zona rawan banjir dan berpotensi terdampak parah jika ada bencana banjir.

“Bantuan di luar APBD solusinya untuk warga tersebut. Kita tidak memfasilitasi membangun di zona merah. Jika ada tanah yang bisa pinjam pakai, maka bisa dibantu dibangun. Untuk kebutuhan logistik, saat ini masih ditanggung,” ujar Andi.

Disebutkan, Kelurahan Banuaran Nan XX memang merupakan yang terparah di Kecamatan Lubuk Begalung yang terkena dampak bencana banjir kemarin. Selain itu, yang parah juga dialami oleh Gurun Laweh dan Parak Laweh.

“Lokasi-lokasi yang bersebelahan dengan sungai mengalami dampak yang parah,” ujarnya. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait