Alokasi Pupuk Bersubsidi dari Kementan, Wako Hendri Septa: Petani Semakin Semangat Bercocok Tanam

Alokasi Pupuk Bersubsidi dari Kementan, Wako Hendri Septa: Petani Semakin Semangat Bercocok Tanam. (Foto: Pemko Padang/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Wali Kota (Wako) Padang Hendri Septa menyambut baik tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI bagi seluruh daerah di Indonesia. Menurutnya, dengan bertambahnya alokasi pupuk bersubsidi bagi petani di Kota Padang, akan menambah semangat dan bergairahnya petani dalam bercocok tanam.

Bacaan Lainnya

“Tentunya kita harus menyejahterakan petani, pekebun dan peternak, salah satunya dengan pupuk bersubsidi, sehingga para petani kita tambah semangat dalam bercocok tanam,” ujar Wali Kota Padang Hendri Septa, Rabu (3/4/2024).

Diketahui, Kementerian Pertanian RI telah menerbitkan surat penambahan alokasi pupuk bersubsidi. Surat itu bernomor B-51/SR/210/W/03/2024 yang ditandatangani Menteri Pertanian pada tanggal 27 Maret 2024. Menurut Wako Hendri Septa, penambahan alokasi pupuk bersubsidi ini menjadi angin segar bagi petani di Kota Padang.

“Kami tentunya bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan alokasi pupuk bersubsidi, tentunya dengan alokasi ini tidak memberatkan para petani, peternak dan pekebun untuk berusaha,” katanya.

Dijelaskan Hendri Septa, seluruh masyarakat Kota Padang cukup bergantung kepada petani. Sebab, konsumsi beras, sayur maupun bahan pokok lainnya yang dikonsumsi warga, semuanya berasal dari petani.

“Berkat petani pula masyarakat kita dapat hidup sejahtera dan bahagia. Tentunya, kita harus memberikan perhatian lebih kepada petani,” jelasnya.

Sisi lain, Hendri Septa mengakui bahwa bebrapa waktu lalu sejumlah lahan pertanian banyak yang gagal panen akibat banjir yang melanda. Hendri Septa berharap ada hikmah yang didapat dengan kejadian ini.

“Kita berharap Allah dapat mengganti semua kerugian ini menjadi yang lebih baik ke depannya, dan kita berharap juga seluruh petani untuk tidak patah arang dalam bercocok tanam,” kata Wako. (000/ril)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait