Bupati Hamsuardi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Putra Panti Asuhan

Bupati Pasaman
Bupati Pasaman Barat Hamsuardi, didampingi Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan asrama putra panti asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi (YGBB), Kamis (2/2/2023).

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi, didampingi Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan asrama putra panti asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi (YGBB), Kamis (2/2/2023).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh
Ketua GOW Ny. Fitri Risnawanto, Pembina Yayasan Gerakan Bunda Berbagi Decky Harmiko Saputra, dan stakeholder terkait lainnya.

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi mengatakan, sangat merasa bangga dengan semangat dari para bunda atau kaum perempuan untuk berbagi pikiran dan materi di jalan Allah. Sebagai pengurus yayasan tentunya banyak rintangan yang dilewati. Untuk itu, semua pengurus Yayasan Gerakan Bunda Berbagi ini harus kompak.

“Dalam menjalankan tugas mulia ini, kepada pengurus Yayasan jangan sampai ada perselisihan yang membuat perpecahan dalam mengurus yayasan,” pintanya.

Ditambahkan, diyakini bahwa pengurus Yayasan Gerakan Bunda Berbagi merupakan golongan yang mengajak kepada kebaikan, sesuai dengan apa yang disampaikan dalam ayat-ayat Allah.

“Harus ada segolongan umat yang mengajak kepada kebaikan. Inilah salah satu umat itu, semoga kita bisa bergabung menjadi pengurus panti ini, sebagai bekal bagi kita menuju surganya Allah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki mengatakan, bahwa anak yatim piatu ini merupakan tanggung jawab yang dititipkan Allah kepada manusia, termasuk dirinya sendiri.

“Ternyata Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi ini terletak di belakang Mapolres Pasaman Barat. Untuk itu, sudah menjadi tanggung jawab kita semua, termasuk kami yang berada di Polres ini,” katanya.

Ia menyebutkan, ke depan akan mengadakan program Jumat Berkah.

“Yaitu di setiap Jumat pagi kita bersama anggota akan mengumpulkan sebagian rezeki untuk disedekahkan. Sedekah itu nanti akan dibagikan kepada Yayasan Gerakan Bunda Berbagi,” ujarnya.

Pembina Yayasan Gerakan Bunda Berbagi Decky Harmiko Saputra menjelaskan, jumlah anak asuh saatt ini sebanyak 14 orang, yang terdiri dari empat orang anak laki-laki dan 10 orang anak perempuan. Sementara, di luar panti, yang tetap disantuni kada sebanyak 60 orang anak. Untuk itu, kita berharap perhatian dari semua pihak.

“Setelah bangunan asrama putra, kami juga berencana untuk membangun panti jompo. Karena masih ada di luar sana orang tua yang butuh perhatian. Dengan adanya panti jompo nanti, orang tua yang tidak mendapatkan perhatian akan dirawat di panti asuhan tersebut,” ucapnya.

Luas bangunan asrama putra yang akan dibangun dengan ukuran 7×12 meter jenis semi permanen dengan target pengerjaan selesai selama tiga bulan. (018)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait