“Defisit yang melebar pada kuartal pertama itu memang by design. Sebelumnya belanja pemerintah banyak dilakukan menjelang akhir tahun sehingga dampak ekonominya sangat pendek. Sekarang strateginya diubah agar multiplier effect terhadap perekonomian bisa berlangsung lebih lama,” katanya.
Dia menegaskan pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal dengan mematuhi batas maksimal defisit APBN sebesar tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
“Yang dilakukan pemerintah adalah mengoptimalkan penggunaan anggaran yang tersedia agar dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi bisa lebih besar dan lebih cepat dirasakan masyarakat,” tutupnya. (000)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





