Sementara, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sumbar, Mursalim mengatakan, dirinya sangat mendukung kebijakan Gubernur yang mewajibkan kepala OPD menggunakan pakaian adat nusantara saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda.
“Saya, hari ini, mengenakan pakaian adat Kepri, dan saya merasa cukup nyaman dengan kebijakan ini. Karena pesannya bagus, untuk persatuan dan kesatuan bangsa,” jelas Mursalim.
Dikatakan, dari 57 pejabat eselon 2 di lingkup Pemprov Sumbar, semuanya mengenakan pakaian adat yang berbeda dari semua provinsi yang ada di Indonesia.
Selain pejabat di lingkup Pemprov Sumbar, juga tampak hadir dalam upacara tersebut, seluruh unsur Forkopimda Sumbar, kepala instansi vertikal, pimpinan BUMD, Ketua dan Pengurus KONI Sumbar, dan para atlit yang akan mewakili Sumbar dalam ajang Porwil di Kota Pekan Baru pada awal November mendatang. (000/Adpsb/Busan)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






