Pemkab Solok Laporkan Oknum Diduga Penyerobot Tanah Pemda di Kawasan Alahan Panjang Resort

Kawasan Alahan Panjang. (Foto: Ist.)

SOLOK (SumbarFokus)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok melalui Kuasa Hukum Suharizal melaporkan upaya perampasan lahan Pemkab Solok di kawasan Alahan Panjang Resort ke Polda Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (23/7/2023).

Bacaan Lainnya

Pelaporan ini sekaligus sebagai upaya meluruskan informasi, serta adanya dugaan upaya provokatif yang dilakukan oleh oknum perampas, kemudian berkembang selama ini terkait kepemilikan kawasan Alahan Panjang Resort.

“Melalui pelaporan ini, kita juga berharap nantinya melalui pihak yang berwenang untuk mencari kebenaran, apakah benar kepala daerah sebelumnya menyerahkan kembali lahan tersebut kepada suku tertentu, kepada salah satu kaum suku tertentu yang saat ini berada dibawah penguasaan Pemkab Solok,” ujarnya.

Adapun poin pelaporan dari Pemkab Solok antara lain melakukan klaim sepihak terhadap tanah milik Pemkab Solok dengan mendirikan plang merek yang berisi klaim sepihak atas tanah tersebut sebanyak 2(dua) kali di lokasi Alahan Panjang Resort. Selain itu Penguasaan paksa terhadap kegiatan parkir di dalam kawasan Alahan Panjang Resort sehingga mengganggu pelayanan pariwisata.

“Selanjutnya mendirikan bangunan atau rumah makan tanpa izin di tanah Pemkab Solok. Memanfaatkan bangunan rumah makan tanpa izin dan mendirikan tanpa izin tenda-tenda biru di sepanjang kawasan ,” tambahnya. (000/ril)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait