Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 1 Padang Panjang Kasbi juga menyampaikan capaian serupa. Dia mengatakan seluruh siswa SMA Negeri 1 Padang Panjang dinyatakan lulus 100 persen pada Tahun Ajaran 2025/2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 54 siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sedangkan 125 siswa lainnya berhasil lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Selain mencatat prestasi akademik, ketiga SMA Negeri di Padang Panjang juga memastikan proses pengambilan ijazah tidak dipungut biaya dan tidak dikaitkan dengan kewajiban administrasi apa pun, termasuk pelunasan SPP maupun iuran komite sekolah.
Pihak sekolah menjelaskan, satu-satunya kewajiban yang harus dipenuhi siswa sebelum mengambil ijazah adalah mengembalikan buku pinjaman perpustakaan apabila masih memiliki tanggungan.
Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang transparan dan memastikan seluruh lulusan dapat memperoleh haknya tanpa hambatan administrasi.
Keberhasilan seluruh SMA Negeri di Kota Padang Panjang tersebut dinilai menjadi bukti komitmen dunia pendidikan di kota itu dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus mencetak lulusan yang mampu bersaing di perguruan tinggi.
Prestasi tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga Padang Panjang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kota pendidikan di Sumatera Barat. Capaian itu juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, prestasi akademik, serta daya saing peserta didik pada tahun-tahun mendatang. (036)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





