Pada sesi Academic Dialogue: Shaping Perspectives on the Beyond 2030 Sustainable Development Agenda, Haris memaparkan pandangannya mengenai tantangan pembangunan global setelah berakhirnya Agenda 2030.
Dia menyebut, isu ketahanan atau resilience akan menjadi salah satu agenda penting yang harus dipersiapkan sejak sekarang, terutama bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia.
āIndonesia perlu fokus pada tiga hal utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ketahanan. Ketahanan dapat dilihat dari berbagai perspektif, dan ekosistem riset yang dimulai dari kampus harus berjalan optimal untuk menghasilkan solusi yang berdampak,ā katanya.
Menurut dia, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam melahirkan berbagai inovasi dan solusi terhadap persoalan pembangunan melalui penguatan pendidikan, riset, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Partisipasi UNP dalam SDGs Center Conference 2026 sekaligus menegaskan komitmen universitas untuk terus memperluas jejaring internasional serta memperkuat kontribusi akademik dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, baik melalui pendidikan, penelitian, inovasi, maupun kemitraan yang berdampak bagi masyarakat. (000)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





