Menurut Zigo, pembangunan infrastruktur tetap harus menjadi perhatian utama pemerintah karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas, konektivitas, serta kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur harus tetap menjadi perhatian karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, program-program pemerintah juga harus semakin responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat di daerah,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, pemerintah memaparkan berbagai asumsi dasar ekonomi makro serta arah kebijakan fiskal yang akan menjadi landasan penyusunan RAPBN Tahun 2027. Pembahasan juga mencakup berbagai prioritas pembangunan nasional yang akan dituangkan dalam RKP Tahun 2027.
Zigo berharap proses pembahasan antara DPR dan pemerintah dapat menghasilkan kebijakan yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional, meningkatkan kualitas pembangunan, serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
“Melalui pembahasan yang komprehensif antara DPR dan pemerintah, kita berharap RAPBN dan RKP 2027 dapat benar-benar menjadi instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan memperkuat pembangunan nasional secara merata,” katanya. (000)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





