Kapolres Pasaman Barat Melakukan Pengecekan Hewan di Pasar Ternak Simpang Tiga Ophir

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Dan Peternakan Roni Hendri Eka Putra, saat peninjauan dan pengecekan hewan di Pasar Ternak Simpang Tiga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (23/6/2023). (Foto: WISNU A. UTAMA/sumbarfokus.com)

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Menjelang hari raya Iduladha 1444 H/2023 M, dan untuk menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait Penyakit Mulut Dan Kaki (PMK) pada hewan ternak, Polres Pasaman Barat bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat melakukan peninjauan dan pengecekan di Pasar Ternak Simpang Tiga Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (23/6/2023).

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungannya, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki didampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Roni Hendri Eka Putra, Kepala
UPTD Puskeswan Wilayah I Kecamatan Luhak Nan Duo drh Trice Neli Deviani dan beberapa Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki mengatakan, kunjungan dan pengecekan secara langsung ini dilakukan sering adanya pengaduan dan keresahan masyarakat terkait penyakit nulut dan kaki pada hewan ternak menjelang hari raya Iduladha 1444 H.

Dari hasil kunjungan hari ini, menurut keterangan dari pihak UPTD Puskeswan Wilayah I Luhak Nan Duo, sampai dengan saat ini belum ditemukan adanya Penyakit Mulut Dan Kaki pada hewan ternak yang dikawatirkan oleh masyarakat.

“Pihaknya bersama stakeholder terkait lainnya akan terus melakukan monitoring dan memantau sampai dengan hari raya Iduladha 1444 H yang akan jatuh pada tanggal 29 Juni 2023 mendatang,” ucapnya.

Ia menambahkan, mengantisipasi dan mencegah tindak pidana pencurian hewan ternak, personel Polres Pasaman Barat akan terus melakukan patroli rutin yakni Patroli Perintis, dan juga pihaknya akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemilik hewan ternak dan pemilik kandang.

“Pihaknya mengimbau kepada pemilik hewan ternak untuk dapat menjaga hewan ternak masing-masing, dimasukkan ke dalam kandang, jangan sampai dilepas secara liar. Selain itu, pastikan kandang dilengkapi dengan kunci tambahan dan memasang cctv,” sebutnya.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat Roni Hendri Eka Putra menyampaikan bahwa, ketersediaan hewan ternak menjelang hari raya Idul Adha 1444 H di sebelas kecamatan se-Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 978 ekor. Dan secara keseluruhan harga hewan tidak ada kenaikan secara signifikan, rata-rata semuanya masih di harga pasaran.

“Pihaknya bersama tim di lapangan terus memantau para peternak hewan dan kelompok agar menjemput bola serta diskusi untuk kesiapan masalah kesehatan hewan ternak menjelang hari raya Iduladha 1444 H,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk pengiriman hewan ternak dari luar daerah Kabupaten Pasaman Barat, pihaknya akan tetap melakukan pemeriksaan dan melihat secara detail sumber atau dari mana hewan ternak tersebut berasal. Hal ini dilakukan, untuk memastikan semua hewan ternak yang masuk ke Pasaman Barat dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit Penyakit Mulut dan Kaki.

“Menurut data dari UPTD Puskeswan yang ada di Pasaman Barat, hingga saat ini belum ada ditemukan Penyakit Mulut Dan Kaki terhadap hewan ternak,” sebutnya. (018)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait