Persatuan Warga Koto Bangko Salurkan Zakat ke 361 Mustahik

Perwakos Jabodetabek peduli pada kampung halaman para anggota dengan cara membuat berbagai program, salah satunya program Zakat Maal. (Foto: AL)

PADANG PARIAMAN (SumbarFokus)

Persatuan Warga Koto Bangko dan Sekitarnya (Parwakos) Jabodetabek meyalurkan zakat kepada 361 orang mustahik di Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang, Kabupaten Padang Pariaman, dan di wilayah Jabodetabek secara serentak, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijirah.

Bacaan Lainnya
KPU Provinsi Sumatera Barat

Setiap korong menghasilkan 70 KK data mustahik, dan 81 KK untuk dibagikan di wilayah Kutabumi Tangerang, Cipondoh, Kunciran, Ciledug, Kreo Cipadu, Cipulir, Bogor, dan Bekasi.

“Ini merupakan program perdana semenjak berdirinya Organisasi Perantau Koto Bangko di Jabodetabek. Alhamdulillah, kami sebagai pengurus tidak menyangka, respon dari muzakki naal Parwakos sampai terkumpul dana zakat sebanyak Rp60.550.000,” terang Musyawir, Ketua Umum Parwakos Periode 2023-2028, di Koto Bangko, Kamis (20/4/2023).

“ Pertama kali, kami atas nama niniak mamak dan sekaligus wali nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu mengucapkan terima kasih atas partisipasi Progam Amil Zakat dari Parwakos Jabodetabek, untuk masyarakat empat korong, yaitu Korong Sungai Sirah, Korong Koto Bangko, Korong Kampuang Kaciak, dan Korong Bungo Tanjuang. Alhamdulillah, zakat ini telah dibagikan kepada masyarakat dan masyarakat sangat bersyukur dengan adanya program ini,” ujar Wali Nagari SSKH Mayuni Datuak Kamulie

Harapannya, dari program ini, kehadiran Parwakos Jabodetabek dirasakan dampaknya bagi masyarakat yang di rantau dan di kampung.

“Sehingga, dengan adanya program seperti ini, dapat meningkatkan kepedulian, kebersamaan, dan kemajuan bersama. Insyallah program ini akan diusulkan dalam Raker Parwakos 2023 menjadi program tahunan,” sebutnya.

Hal senada disampaikan oleh Arif Mansyah selaku Sekretaris Umum Parwakos Periode 2023-2028, bahwa Program Zakat Maal Parwakos ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian perantau Koto Bangko di Jabodatebk bagi kampung halaman.

“Sehingga dengan program ini, hubungan ranah dan rantau itu memang terjalin dan menjadi jembatan kebaikan untuk kemajuan,” sebutnya. (002)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait