Dia juga mengapresiasi capaian UKPBJ Provinsi Sumbar yang telah mencapai level proaktif penuh sejak 2024.
Dia mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk segera menyusul agar kualitas pengadaan merata di seluruh daerah.
Sebagai tindak lanjut, dia menginstruksikan seluruh UKPBJ untuk menyusun roadmap penguatan kelembagaan, memperkuat kolaborasi lintas pemerintah, serta memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi.
Sementara itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sumbar Cerry menyampaikan, rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran UKPBJ.
“UKPBJ saat ini tidak hanya melaksanakan tender, tetapi juga terlibat sejak tahap perencanaan hingga serah terima. Ini menunjukkan pergeseran menuju sistem yang lebih proaktif,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Sumbar juga menyerahkan penghargaan Indeks Tata Kelola Pengadaan tahun 2026 kepada Kota Padang Panjang sebagai terbaik pertama, disusul Kota Payakumbuh dan Kabupaten Pasaman.
Melalui rakor tersebut, diharapkan sistem pengadaan di Sumbar semakin profesional, transparan, serta memberikan dampak luas bagi masyarakat. (000/adpsb)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






