Bahas Penyampaian LPKJ Bupati Tahun 2023, DPRD Agam Gelar Rapat Paripurna

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam menggelar Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Agam Tahun 2023, di Aula Utama DPRD. (Foto: ANIZUR/SumbarFokus.com)

AGAM (SumbarFokus)

Kamis (28/3/2024), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam menggelar Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Agam Tahun 2023, di Aula Utama DPRD.

Rapat itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Edi Busti, Asisten, Anggota DPRD Agam, dan Kepala OPD.

Dalam penyampaian LKPJ Bupati tersebut, Sekda Agam Edi Busti mengatakan, tahun 2023 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Kabupaten Agam, di mana program yang dilaksanakan masih terfokus pada mandatori yang harus dipenuhi daerah.

 

Selanjutnya, dalam LPKJ Bupati tahun 2023 tersebut dapat diuraikan Pendapatan Dana Transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1,507 triliun lebih, yang dialokasikan ke Dana Bagi Hasil sebesar Rp22,104 miliar lebih, Dana Alokasi Umum sebesar Rp777,831 miliar lebih, Dana Alokasi Khusus sebesar Rp302,345 miliar lebih, dan Dana Desa sebesar Rp86,653 miliar lebih.

“Sementara itu, pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,507 triliun lebih dan terealisasi sebesar Rp1,406 triliun lebih atau Rp93,31 persen. Capaian realisasi ini secara nominal meningkat dari tahun 2022 sebesar Rp1,387 triliun lebih, namun secara persentase lebih rendah dari tahun 2022 sebesar Rp97,37 persen dari target yang ditentukan,” jelasnya.

Terkait dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pada APBD awal Tahun 2023 ditargetkan sebesar Rp210 miliar lebih, pada perubahan APBD Tahun 2023 dilakukan penyesuaian terhadap target PAD sebesar Rp221 miliar lebih.

Untuk capaian realisasi PAD Tahun 2023 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022, yang pada tahun 2022 sebesar 96,15 persen, sedangkan tahun 2023 sebesar 66,99 persen.

Edi Busti menambahkan secara umum capaian kinerja utama pemerintah daerah pada tingkat Sangat Tinggi dan Tinggi, tidak ada capaian yang berada pada level bawah.

Namun demikian, disadari terdapat beberapa indikator makro dan kinerja program pembangunan daerah yang pencapaiannya belum optimal.

“Hal ini antara lain disebabkan oleh pengaruh fluktuasi perekonomian global dan kemampuan penganggaran daerah. Mari kita terus meningkatkan kerjasama serta saling berkolaborasi dalam upaya mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Agam,” ujarnya. (007/PAR)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait