JAKARTA (SumbarFokus)
Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) yang juga COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menggelar pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli guna membahas penguatan hubungan industrial dan perlindungan hak pekerja di tengah proses transformasi BUMN.
“No one left behind menjadi prinsip utama dalam proses transformasi BUMN,” kata Dony melalui unggahan akun BUMN, Kamis (21/5/2026).
Menurut Dony, BP BUMN bersama Kementerian Ketenagakerjaan mendorong penguatan sinergi strategis agar transformasi perusahaan tetap berjalan tanpa mengurangi hak pegawai serta tetap mengedepankan perlindungan bagi seluruh insan BUMN.
Dalam pertemuan tersebut, masing-masing BUMN juga didorong membentuk Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit.
“Langkah ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan engagement, serta meminimalisir potensi permasalahan hubungan industrial di lingkungan perusahaan,” ujar Dony.
Selain itu, pembahasan juga menitikberatkan pada penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Human Resources (HR) BUMN melalui sertifikasi profesional.
“Pengelolaan hubungan industrial yang lebih adaptif dan berimbang, serta tata kelola transformasi yang tetap mengedepankan aspek kepastian, keadilan, dan keberlanjutan, juga menjadi fokus utama,” katanya.
Melalui langkah tersebut, BP BUMN bersama Danantara disebut terus memastikan transformasi BUMN berjalan secara profesional, sehat, dan berkelanjutan dengan tetap menjadikan perlindungan pegawai sebagai prioritas utama. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






