DPRD Pasbar Gelar Paripurna Penyampaian Laporan Pansus Terhadap Ranperda RPJPD tahun 2025-2045

Suasana rapat paripurna Penyampaian Laporan Pansus terhadap Ranperda dan RPJPD tahun 2025-2045, di ruang sidang DPRD setempat, Senin (22/1/2024). (Foto: WISNU A. UTAMA/SumbarFokus.com)

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat menggelar Rapat paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045, di ruang sidang DPRD setempat, Senin (22/1/2024).

Bacaan Lainnya

Rapat Paripurna dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pasaman Barat Erianto, didampingi Wakil Ketua Endra Yama Putra dan Daliyus, beserta anggota DPRD lainnya.

Selain itu, rapat juga dihadiri oleh Bupati Pasaman Barat Hamsuardi, unsur Forkopimda, dan Kepala OPD.

“Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Panitia Khusus DPRD, terhadap Ranperda RPJPD tahun 2025-2045, merupakan rapat paripurna kelima masa sidang kedua DPRD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2024,” ujar Ketua DPRD Pasaman Barat Erianto.

Dikatakan, dalam laporan Pansus DPRD Pasaman Barat, disampaikan sesuai dengan hasil rapat Pansus DPRD Pasaman Barat dengan OPD terkait sebagai tim penyusun RPJPD, serta telah dilakukan kunjungan kerja dan pendalaman pansus ke beberapa daerah. Ranperda yang sedang disusun masih sama dengan Kabupaten lainnya.

Berdasarkan Undang-Undang nomor 31 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Undang-Undang nomor 25 tahun 2004 tentang rencana pembangunan nasional, Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 80 tahun 2015 tentang pembentukan produk hukum daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tatacara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

“Tatacara evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD, serta tatacara RPJPD, RPJMD dan RKPD, maka Pansus DPRD Pasaman Barat bersama OPD terkait telah mempedomani peraturan yang berlaku sebagaimana tersebut di atas,” sebutnya.

Ditambahkan, setelah melakukan pembahasan secara komprehensif, maka Pansus DPRD menyimpulkan beberapa masukan dan pendapat, di antaranya arah kebijakan harus melibatkan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

Dalam penyusunan RPJPD harus memperhatikan keselarasan proses dan tahapan harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Selanjutnya, tim penyusun RPJPD diharapkan dapat menyusun RPJPD sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. Pansus juga memberikan masukan supaya dapat menjadi perhatian dalam penyusunan RPJPD, adalah bagaimana bentuk Kabupaten Pasaman Barat kedepannya, karena yang menggunakan RPJPD tahun 2024-2045 adalah generasi z dan generasi alpha.

“Pansus DPRD Pasaman Barat juga sepakat, pembahasan RPJPD dilanjutkan ke tahap berikutnya, berupa evaluasi dan masukan dari OPD serta stakeholder terkait demi kesempurnaan RPJPD dan sesuai dengan harapan masyarakat Pasaman Barat,” pungkasnya. (018)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait