Panen raya udang tersebut digelar di kawasan tambak modern seluas 100 hektare yang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Prabowo juga mengapresiasi produktivitas tambak yang dinilai telah mencapai standar dunia dengan hasil produksi hingga 40 ton per hektare.
Kawasan BUBK Kebumen kini memasuki tahun keempat pengelolaan dan dinilai berhasil menjadi model pengembangan budidaya udang terintegrasi dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan produksi pangan nasional, kawasan tersebut juga menyerap sekitar 650 tenaga kerja lokal.
Sementara itu, di tengah kesibukannya mendampingi Presiden, Dony Oskaria juga menjadi sorotan dalam agenda lain terkait transformasi BUMN nasional.
Dalam Jogja Financial Festival (Finfest) 2026, Dony membantah anggapan bahwa BUMN tidak memberikan keuntungan bagi negara.
Dia menyebut, laba BUMN pada 2025 diperkirakan mencapai Rp335 triliun dan berpotensi meningkat menjadi Rp360 triliun pada 2026.
Menurut Dony, kontribusi BUMN terhadap APBN juga sangat besar, bahkan mendekati sepertiga total penerimaan negara.
โHingga kuartal I-2026, BUMN telah menyetorkan pajak sekitar Rp215 triliun,โ ujar Dony.
Dengan berbagai agenda strategis tersebut, Dony Oskaria dinilai memainkan peran penting dalam penguatan investasi nasional, pengelolaan aset negara, serta transformasi kinerja BUMN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






