Karena itu, pemerintah dinilai perlu menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi saat ini.
Dalam pemaparannya, Nanda Satria menegaskan, kreativitas dan penguasaan teknologi digital menjadi modal utama menghadapi persaingan usaha modern.
Dia menjelaskan, digital marketing mampu membantu pelaku UMKM memperluas pasar produk lokal dengan biaya promosi yang lebih efektif dibanding metode konvensional.
Karena itu, dia mengajak peserta aktif memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk mengembangkan usaha.
βAnak muda Sumbar harus berani memanfaatkan teknologi digital untuk membangun usaha mandiri dan memperluas pasar,β katanya.
Dia berharap, produk unggulan Sumbar semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional melalui penguatan pemasaran digital.
Pelatihan tersebut menjadi bagian strategi Dispora Sumbar dalam menciptakan generasi wirausaha muda yang inovatif, mandiri, dan mampu membuka lapangan kerja baru.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi digital di Sumatera Barat sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal secara berkelanjutan. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






