Dari Buruh Bongkar ke Panggung Usaha Tuna: Perjuangan KUB Anugrah Tuna Mandiri Mengubah Nasib Nelayan Bungus

Yohan, teknisi mesin kapal yang merupakan anggota KUB Anugrah Tuna Mandiri, sedang melakukan perbaikan mesin Mitsubishi 4d30, dalam kapal nelayan Bungus yang sedang mengalami kerusakan. (Foto: Dok. Pribadi/SumbarFokus.com)

Selain KUB Anugrah Tuna Mandiri yang menerima manfaat pembinaan dari PTPL Pertamina melalui program Pertamina Sahabat Nelayan, di Sumbar, SMK Negeri 5 Padang dan SMK Muhammadiyah 1 Padang juga menerima manfaat pembinaan dari PTPL melalui program bengkel binaan Enduro Home Service (EHS)

Imah mengemukakan, pembinaan-pembinaan ini sejalan dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV), yakni menciptakan manfaat sosial sekaligus mendorong nilai ekonomi yang berkelanjutan. Dalam pendekatan ini, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah bantuan atau pelatihan yang diberikan. Hal penting lainnya adalah bagaimana keterampilan yang diperoleh benar-benar digunakan dan dikembangkan setelah pelatihan berakhir.

Sejumlah indikator yang relevan untuk dievaluasi, diuraikan Imah, antara lain peningkatan keterampilan peserta, keberlanjutan operasional bengkel, jumlah layanan perbaikan, perkembangan pelanggan, serta perubahan pendapatan dari usaha yang dijalankan. Indikator tersebut menjadi dasar untuk menilai perkembangan program, bukan angka capaian yang telah dipastikan.

Di sisi lain, pembinaan juga mencakup pemahaman tentang pentingnya penggunaan pelumas yang sesuai. Pelumas membantu mengurangi gesekan antarkomponen dan meminimalkan keausan sesuai karakteristik produk serta rekomendasi penggunaannya. Bagi nelayan, perawatan yang tepat penting karena gangguan mesin dapat menghambat kegiatan melaut dan berisiko menambah biaya operasional.

Bacaan Lainnya

“Namun, perlu dipahami bahwa pelumas bukan satu-satunya faktor yang menentukan keandalan mesin kapal. Kondisi komponen, kualitas bahan bakar, cara pengoperasian, dan jadwal perawatan juga berpengaruh. Oleh karena itu, penggunaan produk pelumas perlu disesuaikan dengan jenis mesin dan spesifikasi yang direkomendasikan oleh perusahaan. PT Pertamina Lubricants memiliki aplikasi bernama Dr. Lube, aplikasi yang bisa merekomendasikan spesifikasi oli yang sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan termasuk kapal,” jelas Imah.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait