Dalam kondisi seperti itu, keberadaan teknisi mesin kapal yang dekat dengan pelabuhan menjadi penting. Nelayan tidak hanya membutuhkan orang yang mampu memperbaiki mesin, tetapi juga orang yang dapat dijangkau ketika kapal harus segera kembali beroperasi.
Tiga Tahap Pembinaan PT Pertamina Lubricants
Kebutuhan itulah yang kemudian bertemu dengan program pembinaan PT Pertaminan Lubricants. Setelah berkomunikasi dengan Pertamina pada akhir 2022 dan memaparkan kegiatan kelompok, KUB Anugrah Tuna Mandiri mulai mendapat dukungagn langsung dair PTPL pada tahun 2023.
Dukungan tersebut berjalan bertahap selama tiga tahun. Pada 2023, kelompok memperoleh pelatihan perbaikan mesin tempel. Pada 2024, pembinaan berlanjut dengan pelatihan mesin diesel. Kemudian pada 2025, dukungan mencakup bantuan pelumas dan layanan ganti oli gratis bagi nelayan.
Diceritakan Wiwit, kebutuhan teknis kapal terus berkembang seiring bertambahnya jumlah kapal dan semakin kompleksnya mesin yang digunakan. Karena itu, pelatihan dan dukungan perawatan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kemampuan kelompok.
“Kami senang sekali dengan pelatihan dari CSR PTPL itu. Harapannya juga ada pembinaan keuangan,” ungkap Wiwit.
Yohan menjadi salah satu anggota kelompok yang mengikuti pelatihan tersebut. Dia menjelaskan bahwa sebagian keterampilan teknisi sebenarnya telah diperoleh melalui pengalaman lapangan. Sebab, banyak kapal ikan di Indonesia masih menggunakan mesin konvensional yang telah dikenalnya.
Menurut Yohan, nilai tambah pelatihan adalah pemahaman yang lebih terperinci mengenai jenis pelumas serta pemilihannya sesuai kebutuhan dan standar mesin.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





